
Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melaporkan jumlah investor kripto mencapai 16,7 juta orang per November 2022, meningkat dari 11 juta orang per akhir 2021. Tapi belum terlihat progres dari pembentukan Bursa Kripto yang sudah digagas sejak tahun 2021.
Plt Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengemukakan dalam pembentukan bursa harus menyiapkan kliring berjangka dan lembaga depository dan melakukannya secara bersamaan bukanlah hal yang mudah.
“Nanti diurus dulu PP turunan UU Rancangan Undang-undang tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK),” kata Didid saat menemui awak media di Gedung Bappebti, Kamis (12/12/2022).
Ia menyatakan Bappebti sejak awal menyatukan pengaturan antara aset kripto dan sistem keuangan. Pada akhirnya, OJK akan membentuk 1 Dewan Komisioner untuk mengurus aset kripto.
“Ada pasal untuk peralihan 2 tahun. Di situ kami akan bicara, akan diskusi. Bisa jadi sebagian Bappebti pindah ke sana, bisa juga tidak,” ujarnya.
Didid menegaskan, pengurusan aset kripto yang berpindah tangan dilakukan agar industri kripto tidak jatuh.
“Saya pun inginnya dipercepat peluncuran bursa kripto ini,” tandasnya.
Sementara, diinformasikan, OJK akan menambah dua orang lagi dalam Dewan Komisioner. Yaitu Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya serta Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto. Disampaikan, pengangkatan dan penetapan Kepala Eksekutif OJK khusus kripto ini harus dilakukan paling lambat 7 bulan, terhitung sejak UU PPSK disahkan.
Dicetak ulang dari Portalpekalongan, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.