CEO Indodax Dukung Pengawasan Crypto Dipindahkan ke OJK, Ini Alasannya

avatar
· Views 69

CEO Indodax Dukung Pengawasan Crypto Dipindahkan ke OJK, Ini Alasannya

Regulasi terkait pengawasan aset crypto di Indonesia dimungkinan untuk berubah dalam berapa waktu ke depan.

 

Melalui RUU PPSK (Rancangan Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan), pengawasan aset cypto diwacanakan untuk dimasukkan ke dalam kendali OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan BI (Bank Indonesia).

 

Jika aturan tersebut disahkan, maka tugas pengawasan aset crypto yang saat ini dipegang oleh BAPPEBTI (Badan Pengawas Perdagangan Beejangka Komoditi) dipastikan pindah ke tangan OJK dan BI.

 

Adanya rencana perubahan regulasi itu pun mendapat perhatian dari CEO Indodax, Oscar Darmawan. Seperti yang kita tahu, Indodax merupakan salah satu platform jual-beli aset crypto yang beroperasi di Indonesia. Dalam sebuah acara diskusi panel, Selasa (6/12) kemarin, Oscar menilai bahwa wacana pemindahan tugas pengawasan crypto di Indonesia ke tangan OJK adalah hal yang menarik di tahun 2023.

 

Ia menuturkan bahwa perpindahan tugas pengawasan cyrpto dari BAPPEBTI ke OJK itu dapat menguntungkan para investor atau pemain aset crypto. Pasalnya, OJK dianggap Oscar lebih menitik beratkan pada bagaimana pengawasan terhadap perlindungan konsumen.

 

"Ini juga salah satu yang cukup menarik karena regulator OJK kan titik beratnya perlindungan konsumen," tutur Oscar.

 

Selain itu, CEO Indodax itu juga menyebut bahwa di tahun depan akan ada aturan baru dari Pemerintah Indonesia. Ia menyebut akan hadir perizinan bursa berjangka untuk pasar crypto di Indonesia.

 

"Salah satu hal yang menarik di tahun 2023 karena pemerintah akan mengizinkan bursa berjangka crypto," ucapnya.

 

Dengan begitu, aturan tersebut diharapakn bisa menjadi penguat bagi skema pengawasan transaksi crypto di Indonesia.

 

Prediksi Pasar Crypto di Masa Mendatang

Dalam kesempatan yang sama, Oscar turut memberikan pandangannya terhadap nasib pasar crypto di masa mendatang.

 

Hal ini disampaikan karena melihat bagaimana aset crypto saat ini tengah mengalami penurunan atau Crypto Winter. CEO Indodax itu menilai bahwa Crypto Winter yang terjadi kali ini adalah sebuah siklus yang sudah pernah terjadi di tahun 2018. Dan apa yang terjadi sekarang pada aset crypto diprediksi bakal terus berlangsung sampai akhir tahun 2023.

 

"Tahun 2023 sampai akhir adalah masa 'winter' dari crypto," jelas Oscar.

 

Hanya saja, ia optimis bahwa pada tahun 2024 akan ada pergerakan industri aset crypto yang lebih besar dari sebelumnya.

 

Dicetak ulang dari Nextren, hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest