Waspada! Pig Butchering Scam Mulai Beredar di Indonesia

avatar
· Views 995
Waspada! Pig Butchering Scam Mulai Beredar di Indonesia

Halo Sobat Traders!

Investasi bodong kini menjadi penipuan yang sedang marak terjadi akhir-akhir ini. Namun, saat ini sedang marak terjadinya investasi bodong kripto yang bernama “pig butchering scam” yaitu modus penipuan membangun kepercayaan korban dengan melakukan pendekatan dan mengajak untuk melakukan investasi pada aset kripto. Yuk kita simak!

Dilansir dari Kontan, mekanisme penipuan ini dilakukan dengan cara membujuk korban untuk berinvestasi di perusahaan kripto atau website yang dikendalikan oleh penipu. Kemudian, penipu akan menekan korban untuk menambah jumlah yang diinvestasikan hingga akhirnya penipu mengambil semua uang atau aset korban.

Lantas Bagaimana Cara Kerja Pig Butchering Scam ?

Para pelaku biasanya menggunakan pesan melalui Whatsapp, Tinder, atau aplikasi sosial media lainnya yang seolah-olah ditujukan untuk orang lain, dengan menunjukan foto profil orang yang menarik, membuat para korban merasa tertarik untuk membalas pesan pelaku.

Para penipu pig butchering scam meyakinkan para korban untuk memindahkan aset kripto atau mengajak untuk melakukan investasi pada aset kripto ke bursa kripto yang dikelola oleh penipu yang terlihat seperti perusahaan kripto asli.

Dalam melakukan aksi penipuan pelaku berhasil menjerat korban dengan membangun kepercayaan mereka dalam kurun waktu yang cukup lama dengan menggunakan emosi, para korban pun tergiur dalam jebakan yang telah disiapkan pelaku.

Selain itu, beberapa pelaku pig butchering scam juga memberikan sejumlah dana kepada para korbannya yang diklaim sebagai imbal hasil investasi kripto korban. Sehingga hal ini, meyakinkan para korban agar mau berinvestasi lebih banyak di perusahaan kripto palsu.

Kasus Pig Butchering Scam di Indonesia

Kasus pig butchering scam kini sedang marak terjadi di dunia. Indonesia juga merupakan korban dari kasus pig butchering scam seperti yang dialami oleh perempuan yang berusia 35 tahun asal Pangalengan, Jawa Barat dengan inisial AA, awal mula AA mendapatkan direct message Instagram dari seorang pria yang mengaku berasal dari Korea Selatan.

Pelaku tersebut mengaku mengajak untuk berkenalan dan meminta rekomendasi tempat yang bisa didatangi di Indonesia.

AA juga menceritakan bahwa orang Korea ini juga mengisahkan kisah pilu tentang dirinya. Lalu, pada suatu titik, pria Korea ini juga menceritakan pengalaman tentang dirinya melakukan investasi kripto hingga sukses dalam melakukan investasi tersebut.

AA pun tertarik, namun memilih mengurungkan niatnya karena berkaca dari pengalaman dari sang suaminya yang pernah melakukan investasi kripto namun mengalami kerugian akibat investasi kripto.

Menjelang beberapa hari kemudian, pria Korea itu masih tetap mengajak AA untuk melakukan investasi kripto dan terus membujuk AA untuk membuka platform investasi kripto yang telah disiapkan oleh pelaku dengan nama bitmartch.net.

Setelah merasa yakin, AA mendaftarkan diri di akun platform investasi bodong bitmartch.net dan memasukan uang investasi senilai 200 dollar AS untuk pertama kalinya.

Ketika melakukan transfer, AA diarahkan untuk mengirimkan uang investasinya ke rekening CIMB Niaga atas nama orang Indonesia. Hal ini membuat AA merasa curiga lantaran platform tersebut adalah platform internasional.

"Kata Si Orang Korea, rekening itu adalah perwakilan Bitmartch yang ada di Indonesia dan aku bodohnya ngikut aja gitu apa kata dia. Malam itu juga, aku top up 200 dollar AS, cuman sekitar Rp 3 jutaan waktu itu," ujar AA.

Awal kisah AA tertipu dimulai, bermula dari investasi dengan jumlah 200 dollar AS, AA tergiur untuk menginvestasikan uangnya lebih banyak lagi. Bahkan dirinya sampai rela menggadaikan mobilnya, menjual perhiasannya, bahkan ia mengaku berhutang kepada orang lain.

Itu dilakukan AA karena termakan bujuk rayu pelaku dengan investasi kripto yang mendatangkan keuntungan rata-rata 3-8 persen setiap kali transaksi. Dalam empat hari, total aset kripto AA bertambah dari 200 dollar AS menjadi 260 dollar AS.

Setelah percaya investasinya mendatangkan keuntungan, pelaku menyuruh AA untuk melakukan penarikan dana atau mencairkan sejumlah aset miliknya di bitmartch.net. Ini merupakan modus pelaku yang disiapkan untuk mendapatkan kepercayaan korban bahwa investasi tersebut aman dan terpercaya.

Sehingga AA mau menaruh investasi dengan jumlah yang banyak dan yakin bahwa uang miliknya dapat dicairkan sewaktu-waktu. Pertama kali, AA mencoba mencairkan asetnya di platform bitmartch.net senilai Rp 700.000.

"Ih bener masuk ke rekening. Terus besoknya aku coba tarik lagi senilai Rp 20 juta, bener itu masuk ke rekening aku. Nah, di situ kan timbul kepercayaan ya aku sama dia," kata AA.

Hal ini membuat AA semakin terpikat dengan investasi yang ditawarkan oleh pelaku, hingga AA rela menggadaikan BPKB mobilnya senilai Rp 120 juta untuk disetorkan ke bitmartch.net.

Hingga pada akhirnya pelaku berhasil membawa kabur uang yang telah diinvestasikan oleh AA. Hingga pada September 2022 lalu, AA banyak mengalami depresi hingga ingin melakukan bunuh diri membuat kondisi psikis AA parah. Tidak hanya itu, AA juga telah kehilangan aset dengan total aset mencapai Rp 550 juta.

Demikian kabar terbaru mengenai kasus pig butchering scam.

Ikut akun KabarMe FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya atau Anda bisa mengunjungi topik InvestasiBodong atau BeritaGosipBroker dengan klik pada tautan tersebut untuk melihat investasi ilegal dan berita mengenai gosip broker (pialang) lainnya.

Silahkan memberikan tanggapan atau informasi lainnya terkait kasus di atas pada kolom komentar di bawah ini.

Sumber : Kontan

Official Website: www.followme.com

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 2

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest