
Maxco Futures bersama CNBC Indonesia berhasil menyelenggarakan Jakarta Global Financial Summit 2022 dengan tema “Global Economic Challenge and Development in the Post-Pandemic Era” pada tanggal 21 September 2022. Acara ini membahas bagaimana menghadapi tantangan hingga peluang ekonomi di sektor keuangan termasuk pengelolaan investasi menghadapi berbagai sentimen global.
Plt Kepala BAPPEBTI, Didid Noordiatmoko menjadi salah satu pembicara dan turut hadir dalam Jakarta Global Financial Summit 2022 secara daring. Dalam pemaparannya, Didid menyampaikan bagaimana potensi perdagangan berjangka komoditi di Indonesia menghadapi tantangan global.
Lebih lanjut Didid juga menuturkan pihaknya yakni BAPPEBTI akan membuat sebuah kebijakan yang kiranya dapat mampu mendorong bursa berjangka di Indonesia bisa menghasilkan referensi harga untuk berbagai komoditi di Indonesia. Hal ini dikarenakan harga acuan komoditas CPO misalnya masih mengacu harga di Roterdam dan Malasysia. Padahal Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas terbesar di dunia.
Untuk itu, ia pun ke depan mengaku akan mendorong berbagai transaksi multilateral yang dilakukan di dalam bursa. Karena bila dilihat secara history transaksi perdagangan di bursa berjangka saat ini masih didominasi oleh perdagangan bilateral hingga 95%. Sementara untuk perdagangan multilateral hanya sekitar 5%.
Selanjutnya, Didid juga membahas rencana BAPPEBTI mematangkan aturan investasi kripto di Indonesia. BAPPEBTI sudah melihat dan mencatat minat masyarakat Indonesia terhadap jual beli aset kripto yang telah mengalami pertumbuhan luar biasa dari tahun ke tahun. Per Agustus 2022, nilai transaksi aset kripto telah mencapai Rp 249,3 triliun.
“Transaksi kripto sudah menyumbang pajak baik PPH maupun PPM, ini adalah sebuah potensi luar biasa,” ujar didid dalam acara Jakarta Global Financial Summit 2022 yang diselenggarakan di Hotel Westin pada 21 September 2022 lalu.
BAPPEBTI juga ingin membuat regulasi mengenai jual beli aset kripto, adapun pertimbangan pembuatan kebijakan tersebut karena ingin menekankan kematangan dalam berinvestasi. Pelanggan aset kripto sebanyak 84% dari 16,1 juta orang merupakan masyarakat berusia 18 hingga 30 tahun, sehingga Didid merasa mereka masih belum memiliki kematangan dalam berinvestasi. Investasi memiliki kaitan dengan resiko yang tidak dapat dihindari. Perdagangan Berjangka Komoditi memiliki sifat high risk high return.
“Kalau kita menginginkan keuntungan yang tinggi, maka kita harus menghadapi risiko yang tinggi pula,” lanjut Didid.
Didid juga berharap kebijakan nanti yang akan dikeluarkan bisa memberikan perlindungan kepada para konsumen yakni memberikan informasi yang transparan. BAPPEBTI memiliki rencana untuk melakukan pemberian rating ke berbagai pialang. Hal ini bukan serta merta pemberian nilai tetapi juga demi kenyamanan bersama antara pelaku usaha dan masyarakat.
Terakhir, Didid juga membahas prinsip kehati-hatian dalam Industri Perdagangan Berjangka Komoditi ini. Dalam hal ini, BAPPEBTI mewajibkan kepada para pialang dan pelaku pasar untuk memberikan edukasi serta literasi kepada masyarakat.
Ikuti akun Regulator Indonesia FOLLOWME untuk dapat lebih banyak konten dan update berita pilihan lainnya. Jika Anda punya informasi lain mengenai konten ini, silahkan berkomentar di bawah ini.
Ayo kunjungi topik #TradingResmi# agar mendapatkan tips-tips dalam memilih pialang lokal yang tepat dan berlisensi resmi.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.