Bagaimana Mengukur Volatilitas

avatar
· Views 173

Volatilitas adalah sesuatu yang dapat kita gunakan saat mencari peluang trading breakout yang baik.

Volatilitas mengukur fluktuasi harga keseluruhan selama waktu tertentu dan informasi ini dapat digunakan untuk mendeteksi potensi breakout.

Ada beberapa indikator yang dapat membantu Anda mengukur volatilitas pasangan saat ini.

Menggunakan indikator ini dapat sangat membantu Anda ketika mencari peluang breakout.

1. Rata-Rata Bergerak

Rata-rata bergerak mungkin merupakan indikator yang paling umum digunakan oleh trader valas dan meskipun merupakan alat yang sederhana, ini memberikan data yang sangat berharga.

Sederhananya, rata-rata bergerak mengukur pergerakan rata-rata pasar untuk jangka waktu X, di mana X adalah apa pun yang Anda inginkan.

Misalnya, jika Anda menerapkan SMA 20 ke grafik harian, itu akan menunjukkan pergerakan rata-rata selama 20 hari terakhir.

Ada jenis rata-rata bergerak lainnya seperti eksponensial dan tertimbang, tetapi untuk tujuan pelajaran ini, kami tidak akan membahasnya terlalu detail.

Untuk informasi lebih lanjut tentang rata-rata bergerak atau jika Anda hanya perlu menyegarkan diri, lihat pelajaran kami tentang rata-rata bergerak.

Bagaimana Mengukur Volatilitas

2. Bollinger Band

Bollinger Bands adalah alat yang sangat baik untuk mengukur volatilitas karena memang itulah yang dirancang untuk dilakukan.

Bollinger Bands pada dasarnya adalah 2 garis yang diplot 2 standar deviasi di atas dan di bawah rata-rata bergerak untuk jumlah waktu X, di mana X adalah apa pun yang Anda inginkan.

Jadi jika kita set ke 20, kita akan memiliki SMA 20 dan dua jalur lainnya.

Satu garis akan diplot +2 deviasi standar di atasnya dan garis lainnya akan diplot -2 deviasi standar di bawahnya.

Ketika band berkontraksi, ini memberi tahu kita bahwa volatilitas RENDAH.

Ketika pita melebar, ini memberi tahu kita bahwa volatilitasnya TINGGI.

Untuk penjelasan yang lebih menyeluruh, lihat pelajaran Bollinger Bands kami.

Bagaimana Mengukur Volatilitas

3. Rata-rata True Range (ATR)

Terakhir dalam daftar adalah Average True Range, juga dikenal sebagai ATR.

ATR adalah alat yang sangat baik untuk mengukur volatilitas karena memberi tahu kita kisaran perdagangan rata-rata pasar untuk jumlah waktu X, di mana X adalah apa pun yang Anda inginkan.

Pada dasarnya, ATR mengambil rentang pasangan mata uang, yang merupakan jarak antara tinggi dan rendah dalam kerangka waktu yang diteliti, dan kemudian memplot pengukuran tersebut sebagai rata-rata bergerak.

Jadi jika Anda menetapkan ATR ke "20" pada grafik harian, itu akan menunjukkan rentang perdagangan rata-rata selama 20 hari terakhir.

Bagaimana Mengukur Volatilitas

Ketika ATR turun, itu merupakan indikasi bahwa volatilitas menurun.

Ketika ATR naik, itu merupakan indikasi bahwa volatilitas telah meningkat.

Ingatlah bahwa ATR adalah indikator volatilitas, BUKAN indikator arah.

Ini paling baik digunakan sebagai indikator teknis untuk membantu mengkonfirmasi antusiasme pasar (atau kurangnya) untuk penembusan kisaran.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang ATR, lihat halaman Forepedia kami di ATR.


Dicetak ulang dari Babypips,hak cipta semua dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 1

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest