
Harga minyak mentah berjangka benchmark Amerika, West Texas Intermediate (WTI) di bursa Nymex gagal bertahan di atas $80. Harga minyak mentah WTI sempat berkonsolidasi dekat kerendahan harian di bawah $80 di sekitar $79.38, sebelum akhirnya naik kembali ke $80 karena melemahnya dollar AS secara luas.
Turunnya harga minyak mentah WTI disebabkan karena berkurangnya minat terhadap resiko yang mengakibatkan turunnya minat terhadap assets beresiko.
Keprihatinan terhadap naiknya inflasi ditengah membumbungnya harga energi dunia, membebani sentimen investor. Krisis energi ini mengancam mempengaruhi pemulihan ekonomi global pasca pandemik secara negatip.
Dari sisi tehnikal jangka pendek, turunnya harga WTI terjadi setelah menghadapi penolakan di tren resistance $81.28 pada grafik 4 jam.
Melemahnya dollar AS secara luas, ditengah turunnya yields obligasi treasury AS kelihatannya telah membantu menaikkan kembali harga minyak mentah WTI yang sempat turun.
“Support” terdekat menunggu di $78.95 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $77.92 dan kemudian $76.94. “Resistance” yang terdekat menunggu di $80.48 yang apabila berhasil dilewati akan lanjut ke $81.15 dan kemudian $82.31.
Sumber: Vibiznews
Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.