Dolar AS Makin Beranjak Turun dari Titik Tertinggi 13 Bulan

avatar
· Views 84

Dolar AS makin beranjak turun pada awal perdagangan di Eropa Rabu (13/10) petang. Pasar mendapatkan kembali selera terhadap sedikit aset risiko menjelang rilis data inflasi utama di sesi ini. Pada pukul 14.44 WIB, indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap sejumlah mata uang ekonomi maju terus turun 0,19% di 94,343, hanya sedikit di bawah level tertinggi 13 bulan yang dicatatkan sebelumnya pekan ini. USD/JPY turun tipis 0,03% di 113,57. Dolar juga turun terhadap yuan lantaran tidak adanya berita penggerak utama dari China dan rupiah masih turun tipis 0,02% di 14.217,5 hingga pukul 14.51 WIB.


Tingkat inflasi harga konsumen di AS diperkirakan akan tetap sebesar 5,3% pada bulan September, dengan inflasi harga inti tetap di 4,0%. Jumlah yang melebihi itu kemungkinan akan memenuhi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan dipaksa untuk menaikkan suku bunga jauh sebelum akhir tahun depan.

Dolar AS Makin Beranjak Turun dari Titik Tertinggi 13 Bulan

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic telah memberi isyarat pada hari Selasa bahwa kepercayaan terhadap narasi tekanan inflasi hanya 'sementara' - sesuatu yang telah memandu kebijakan Fed selama 12 bulan terakhir - mungkin memudar di bank sentral. Bostic mengatakan ada tanda-tanda yang meningkat bahwa gangguan pada rantai pasokan yang menyebabkan sebagian besar inflasi tahun ini akan berlangsung lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya.


Data inflasi dari Eropa sebelumnya gagal menghasilkan kejutan apa pun, baik positif maupun negatif. Data produksi industri untuk zona euro juga cenderung lemah ketika dirilis pada pukul 5 AM ET, setelah angka yang buruk dari Jerman minggu lalu. Akibatnya, EUR/USD tetap mendekati level terendah 15 bulan yang dicapai semalamnya di $1,1549, terbebani oleh prospek pengetatan moneter yang relatif jauh di area mata uang tunggal.


Sterling, sebaliknya, naik 0,28% terhadap dolar di $1,3622 pukul 14.50 WIB dan bertahan di dekat level tertinggi baru-baru ini terhadap euro meskipun data menunjukkan bahwa PDB memberikan hasil mengecewakan dalam tiga bulan sampai Agustus. Data ini masih menjaga pound di jalur untuk kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun, tetapi menghadapi hambatan dari perselisihan dengan Uni Eropa mengenai implementasi perjanjian Brexit di Irlandia Utara. Uni Eropa akan mengajukan proposal baru untuk menurunkan ketegangan di sana pada hari Rabu, sementara John Cunliffe dari Bank of England akan menyampaikan pandangannya pada pukul 10:30 AM ET.


Kekhawatiran atas prospek pertumbuhan global telah sedikit berkurang pada hari Selasa usai Dana Moneter Internasional (IMF) membiarkan perkiraan pertumbuhan PDB global 2022 tidak berubah sebesar 4,9%, meskipun sedikit memangkas perkiraan untuk tahun ini.


Sumber: Investing

Hak cipta isi berita dimiliki oleh pemilik asli

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest