
(Vibiznews – Indeks) – Penurunan harga saham terus berlanjut pada perdagangan bursa Amerika yang berakhir Rabu dinihari WIB (12/5/2021) dengan S&P500 turun ke posisi terendah 3 pekan. Tekanan jual saham dipicu oleh kekhawatiran tentang percepatan tingkat inflasi dan potensi pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve.
Indeks Nasdaq yang sempat anjlok 2,2 persen awal sesi, terkoreksi moderat dengan hanya turun 12,43 poin atau 0,1 persen pada 13.389,43. Sementara itu, indeks Dow Jones jatuh 473,66 poin atau 1,4 persen menjadi 34.269,16 dan indeks S&P 500 turun 36,33 poin atau 0,9 persen menjadi 4.152,10 ke posisi terendah 22 April.
Data inflasi AS bulan April akan dirilis pada sesi malam ini, namun pasar telah dikhawatirkan tentang kenaikan inflasi merespon laju harga komoditas global. Meskipun The Fed telah menyatakan kenaikan inflasi hanya sementara dan akan mempertimbangkan pengurangan pembelian asetnya dalam beberapa bulan mendatang, investor global berhati-hati jelang data malam ini.
Menambah kekhawatiran inflasi, Departemen Tenaga Kerja merilis laporan yang menunjukkan jumlah lowongan kerja mencapai angka tertinggi 8,1 juta pada hari kerja terakhir bulan Maret. Data ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pengusaha harus menaikkan upah untuk menarik pekerja, yang dapat menyebabkan inflasi yang lebih tinggi.
Melihat pergerakan secara sektoral, saham perumahan miliki kinerja terburuk dengan Indeks Sektor Perumahan Philadelphia jatuh 3,2 persen. Kemudian disusul oleh saham minyak, seperti tercermin dari penurunan 2,4 persen oleh NYSE Arca Oil Index. Saham minyak anjlok meskipun harga minyak mentah rebound.
Saham perangkat keras komputer juga tertekan dengan Indeks Perangkat Keras Komputer NYSE Arca turun 2,4 persen ke level penutupan terendah dalam lebih dari sebulan. Saham Apple sempat jatuh sebanyak 3,2 persen ke posisi terendah dalam lebih dari sebulan dan saham Saham Tesla merosot 1,9 persen setelah sebuah laporan dari Reuters mengatakan pembuat mobil listrik itu telah menghentikan rencana untuk membeli tanah untuk memperluas pabriknya di Shanghai untuk pusat ekspor global.
Diunggah ulang dari Vibiznews, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.