Dolar AS Masih Melemah Tipis, Alami Tekanan dari Data Positif Tenaga Kerja

avatar
· Views 118

Dolar AS Masih Melemah Tipis, Alami Tekanan dari Data Positif Tenaga Kerja

 Dolar Amerika Serikat masih melemah pada Jumat (07/05) petang pasca data ekonomi AS positif dan prospek yang membaik untuk pemulihan ekonomi dari COVID-19, memberikan tekanan pada mata uang AS.

Indeks dolar AS bergerak turun 0,04% ke 90,903 menurut data Investing.com pukul 13.14 WIB.

Pasangan USD/JPY naik tipis 0,08% di 109,16 pukul 13.17 WIB usai rilis Indeks Manajer Pembelian Jasa (PMI) bulan April Jepang sebesar 49,5 lebih baik dari perkiraan.

Pasangan AUD/USD turun 0,14% di 0,7768 dan NZD/USD turun tipis 0,03% di 0,7230.

Dari dalam negeri, rupiah bergerak menguat tipis 0,08% ke 14.303,0 per dolar AS hingga pukul 13.25 WIB.

Pasangan USD/CNY naik tipis 0,02% ke 6,4611 pukul 13.20 WIB. China juga mengumumkan data positif sebelumnya, di mana PMI Jasa Caixin untuk bulan April diketahui lebih baik dari perkiraan, 56,3. Data perdagangan April juga lebih baik dari yang diharapkan, dengan ekspor tumbuh sebesar 32,3% tahun ke tahun, impor tumbuh sebesar 43,1% tahun ke tahun dan neraca perdagangan $42,86 miliar.

Pasangan GBP/USD terus naik 0,15% di 1,3906 pukul 13.23 WIB. Bank of England (BOE) mempertahankan suku bunganya tidak berubah sebesar 0,10% saat mengumumkan keputusan kebijakan pada hari Kamis. Meskipun bank sentral itu juga memperlambat laju program pembelian obligasi senilai triliun dolar, perlambatan telah diperkirakan secara luas dan bukan merupakan indikasi BOE akan membalikkan langkah-langkah stimulus.

Namun, ketidakpastian atas hasil pemilu Skotlandia yang dapat memicu kemerdekaan baru membatasi keuntungan pound.

Di AS, jumlah klaim pengangguran awal turun menjadi 498.000, tingkat terendah sejak pertengahan Maret 2020 ketika COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi. Investor sekarang menunggu laporan ketenagakerjaan April, termasuk gaji pekerja non pertanian hari ini.

Dengan perkiraan yang kemungkinan akan menegaskan jalur solid AS menuju pemulihan, kekhawatiran inflasi yang tak terkendali juga meningkat. Namun, sebagian besar pejabat Federal Reserve AS, termasuk Ketua Jerome Powell, telah mempertahankan kebijakan moneter yang dovish sejauh ini dan diperkirakan akan terus melanjutkannya.

"Pasar yakin bahwa Fed tidak akan mengambil tindakan sampai AS meraih lapangan kerja penuh. Itu berarti lingkungan yang positif untuk aset berisiko seperti saham," Manajer Cabang State Street Tokyo Bart Wakabayashi mengatakan kepada Reuters.

"Saya sering mendengar orang mengatakan mereka baik-baik saja dengan gagasan menjual dolar. Pertanyaannya adalah, apa yang harus Anda beli terhadap dolar?" ia menambahkan.

Jawaban yang mungkin adalah dolar Kanada, yang naik hampir 1% selama sesi sebelumnya ke level tertinggi tiga setengah tahun.

Di sisi cryptocurrency, Ether mencapai rekor tertinggi baru $3.610,04 dan terakhir diperdagangkan di $3.473,51. Bitcoin dihargai di $56.541, masih dalam kisaran $53.000 hingga $59.000 yang telah bertahan selama seminggu terakhir.


Diunggah ulang dari Investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest