Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Rekor Jelang Rilis Data Tenaga Kerja

avatar
· Views 122

Wall Street Menguat, Indeks Dow Jones Cetak Rekor Jelang Rilis Data Tenaga Kerja

Bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street menguat pada perdagangan saham Kamis, 6 Mei 2021 seiring investor mengantisipasi rilis data tenaga kerja untuk mengukur pemulihan pasar tenaga kerja.

Pada penutupan perdagangan wall streetindeks Dow Jones naik 0,9 persen hingga sentuh rekor ke posisi 34.548,53. Indeks saham S&P 500 mendaki 0,8 persen ke posisi 4.201,62. Indeks saham Nasdaq bertambah 0,4 persen ke posisi 13.632,84.

Penguatan wall street didukung data klaim penggangguran. Untuk pertama pertama kali, klaim pengangguran mencapai 498.000 hingga 1 Mei, dan sentuh level terendah di era pandemi COVID-19. Klaim pengangguran itu lebih baik dari perkiraan Dow Jones di kisaran 527.000.

Data tersebut dirilis sebelum data tenaga kerja April 2021 yang diumumkan pada Jumat,7 Mei 2021. Ekonom berharap 1 juta tenaga kerja bertambah pada April 2021 dan tingkat pengangguran turun menjadi 5,8 persen dari 6 persen.

“Data ekonomi hari ini membuktikan selangkah lagi penuh untuk pemulihan ekonomi, lebih cepat dari yang diharapkan,” ujar Managing Director of Investment Strategy E-Trade Financial, Mike Loewengart, dilansir dari CNBC, Jumat (7/5/2021).

Ia menambahkan, penguatan data tenaga kerja akan membuat semua tertuju melihat langkah the Federal Reserve atau bank sentral AS selanjutnya.

Indeks Saham Nasdaq Melemah Pekan Ini

Saham PayPal naik 1,9 persen setelah perseroan melaporkan kinerja lebih baik dari yang diharapkan.Pendapatan naik 31 persen. Sementara itu, Etsy merosot lebih dari 14 persen setelah memperingatkan penjualan akan melambat karena peningkatan dari pandemi COVID-19 berkurang.

Di sisi lain, indeks saham Nasdaq mencatat sesi negatif empat kali berturut-turut pada Rabu, dan alami penurunan harian terpanjang sejak Oktober. Pada pekan ini, indeks saham teknologi cenderung melemah.

"Momentum pendapatan sektor teknologi terhadap pasar yang lebih luas mencapai puncaknya pada akhir Mei 2020,” ujar Chief Market Strategist Truist Keith Lerner.

Ia menambahkan, pihaknya mengharapkan ekonomi jauh di atas tren pada 2021 dan 2022 sehingga valuasi akan diuntungkan.

"Memang ketika melihat indikasi valuasi, didominasi oleh keuangan dan cenderung memiliki eksposur yang lebih besar ke sektor yang sensitif secara ekonomi sehingga lebih dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi," kata dia.

Indeks Russell 1000 value telah naik 17 persen sepanjang 2021. Sedangkan indeks Russell 1000 growth telah tumbuh lima persen.

Namun, dia menambahkan kekhawatiran masih tetap ada di pasar. Pertama, paket stimulus federal telah mendorong pertumbuhan, dan pada titik tertentu ekonomi harus kembali ke pertumbuhan organik.


Diunggah ulang dari Liputan6, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest