Inflasi AS Bakal Dongkrak Harga Emas Tembus USD 1.800 per Ounce

avatar
· Views 169

Inflasi AS Bakal Dongkrak Harga Emas Tembus USD 1.800 per Ounce

Analis memperkirakan harga emas akan mengikuti ekspektasi inflasi seiring dengan komoditas yang terus melonjak pada pekan depan. Untuk saat ini, pasar emas masih mengabaikan badai dari suku bunga rendah, pengeluaran pemerintah AS yang lebih banyak, dan ekspektasi inflasi yang meningkat.

"Harga emas berada dalam posisi yang baik untuk menembus di atas level USD 1.800. Kita masih mempertahankan target USD 1.900 untuk tahun ini," kata Kepal Strategi Global TD Securities, Bart Melek, kepada Kitco News, seperti dikutip pada Sabtu (1/5/2021).

Menurut Melek, ISM Manufacturing pada pekan depan sangat penting untuk dilihat. Secara umum, katanya, kejutan ke atas akan membuat ekspektasi inflasi lebih tinggi. Hal ini bisa mendorong suku bunga riil lebih rendah, yang akan menjadi katalisator bagus untuk emas.

"Pasar mulai percaya bahwa the Fed berkomitmen menjalankan ekonomi yang panas. Dan ketika inflasi bergerak lebih tinggi, kecil kemungkinan kita akan melihat kenaikan besar dalam imbal hasil, yang berarti bagus bagi emas," jelasnya.

Sebelum harga emas dapat bergerak di atas USD 1.800 secara berkelanjutan, pasar perlu diyakinkan bahwa AS akan melihat inflasi berkelanjutan, bukan hanya sementara. Ditambah, bagian lain dunia harus mulai pulih.

"Ini berarti dolar AS melemah selamanya," kataya.

Pasar saham yang kuat di tengah musim pendapatan juga menahan harga emas. Meskipun imbal hasil negatif, pasar ekuitas berkinerja sangat baik. Momentum di ekuitas harus sedikit melambat untuk membantu emas.

Mengenai pekan depan, Melek mengatakan bahwa rata-rata pergerakan harga emas dalam 100 hari berada di level USD 1.799 sedikit sulit. "Itu adalah level teknis yang cukup besar. Jika kita melewati 100 hari itu, saya tidak terkejut jika kita berdagang di sekitar USD 1.810," katanya.

Level Psikologis

Inflasi AS Bakal Dongkrak Harga Emas Tembus USD 1.800 per Ounce

Level psikologis penting USD 1.800 per ounce tampaknya tidak terjangkau untuk emas saat ini. Meskipun semua bergerak positif di seputar logam mulia saat ini.

"Dengan semua yang terjadi, emas harus lepas landas dan ternyata tidak. Komoditas meledak saat ini. Konstruksi AS sedang booming. Inflasi benar-benar akan datang, terutama dengan tagihan infrastruktur baru," tutur Presiden Phoenix Futures and Options LLC, Kevin Grady.

Ditambah lagi, begitu pemerintah mulai terlibat dengan tawaran konstruksi di seluruh AS, maka komoditas akan melonjak lebih tinggi. Menurut Grady, pemerintah AS bukanlah pembeli diskon.

"Ada inflasi, dan itulah mengapa emas harus naik lebih tinggi. Namun, masalah akan datang ketika pemerintah akhirnya menyadari bahwa tidak dapat mengendalikan inflasi setelah membiarkannya berjalan di atas 2 persen. Namun jika emas tidak menguat di lingkungan dimana kita melihat inflasi, apa yang akan terjadi ketika mereka menaikkan suku bunga?" jelasnya.

Grady pun menilai popularitas mata uang kripto yang membuat harga emas tidak bisa naik lebih tinggi. Bitcoin disebut telah mengalihkan perhatian investor dari emas.

 

Diunggah ulang dari Liputan6, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest