
Investing.com - Dolar Amerika Serikat menguat pada Jumat (30/04) petang tetapi akan mengalami penurunan empat minggu berturut-turut lantaran Federal Reserve AS tetap mempertahankan kebijakan moneternya yang dovish.
Indeks dolar AS naik tipis 0,07% ke 90,655 pukul 13.15 WIB menurut data Investing.com.
Pasangan USD/JPY turun tipis 0,09% di 108,82 setelah data Jepang yang dirilis sebelumnya menyebutkan produksi industri naik sebesar 2,2% bulan ke bulan di bulan Maret, sementara Indeks Harga Konsumen inti Tokyo mengalami kontraksi 0,2% tahun ke tahun di bulan April.
Pasangan AUD/USD menguat 0,14% di 0,7775 pukul 13.17 WIB. Indeks Harga Produsen Australia naik 0,2% setahun, dan sebesar 0,4% kuartal ke kuartal, di kuartal pertama 2021. Pasangan NZD/USD turun tipis 0,06% di 0,7241.
Pasangan USD/CNY naik tipis 0,03% ke 6,4729. Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) China untuk bulan April adalah 51,1, sedangkan PMI non manufaktur adalah 54,9. PMI Manufaktur Caixin untuk bulan April sebesar 51,9 dan PMI Jasa Caixin akan dirilis pada minggu depan.
Pasangan GBP/USD turun tipis 0,03% di 1,3937 pukul 13.20 WIB.
Indeks dolar (DXY) akan mencatat kerugian mingguan sekitar 0,2%, dan kerugian 2,8% untuk sebulan. Pelemahan greenback adalah kenaikan untuk mata uang mitra Kanada yang terakhir naik ke level tertinggi lebih dari tiga tahun terhadap dolar AS pada hari Jumat.
Investor masih mencerna keputusan kebijakan terbaru Fed, yang diumumkan pada hari Rabu setempat. Meskipun Ketua Fed Jerome Powell mengakui pertumbuhan ekonomi AS, ia menambahkan belum ada cukup bukti dari "kemajuan substansial lebih lanjut" menuju pemulihan untuk membenarkan perubahan dalam kebijakan.
Optimisme tanda-tanda pemulihan ekonomi, utamanya di pasar tenaga kerja, dapat memaksa The Fed mengurangi pembelian asetnya lebih awal dari yang diharapkan, mendorong DXY ke level tertinggi lima bulan pada Maret 2021.
"DXY kemungkinan mencoba rebound dalam beberapa hari mendatang karena ekspektasi beralih ke laporan gaji bulan April yang berpotensi jadi sorotan minggu depan, tetapi kenaikannya kemungkinan akan terbukti berumur pendek lantaran pejabat Fed menggarisbawahi sikap tegas dovish Powell," kata ahli strategi Westpac dalam catatan.
Indeks tersebut kemungkinan akan turun di bawah 90 dalam waktu dekat, dari 90,6 saat ini, tetapi "tren depresiasi DXY kemungkinan lebih merupakan masalah yang sedang berlangsung daripada kemunduran tajam besar," catatan itu menambahkan.
Data yang dirilis pada hari Kamis mengungkap PDB AS naik 6,4% kuartal ke kuartal di kuartal pertama 2021 dan tercatat 553.000 klaim pengangguran awal diajukan selama periode tersebut pada minggu lalu.
Sikap The Fed kontras dengan bank sentral tetangganya di utara. Bank of Canada (BOC) telah mulai mengurangi pembelian asetnya, dan dolar Kanada yang terkait komoditas mendapat dorongan lebih lanjut dari kenaikan harga minyak, yang berada pada level tertinggi enam minggu.
Harga juga mendorong dolar Australia dan Selandia Baru, yang juga terkait dengan komoditas.
Dalam cryptocurrency, Ether berada tepat di bawah rekor tertinggi $2.800,89 yang ditetapkan pada hari Kamis, didorong oleh laporan media tentang rencana Bank Investasi Eropa untuk meluncurkan penjualan "obligasi digital" di jaringan blockchain ethereum.
Diunggah ulang dari Investing, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.