Dolar AS Sedang 'Cidera', Rupiah Bisa Menguat 4 Hari Nih?

avatar
· Views 476

Dolar AS Sedang 'Cidera', Rupiah Bisa Menguat 4 Hari Nih?

Nilai tukar rupiah sukses membukukan penguatan 3 hari beruntun melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa kemarin. Rupiah mengakhiri perdagangan di Rp 14.495/US$, atau menguat 0,34% di pasar spot.

Potensi penguatan Mata Uang Garuda masih terbuka pada perdagangan hari ini, Rabu (21/4/2021), sebab indeks dolar AS kembali melemah pagi ini.

Kemarin indeks dolar AS sempat turun menyentuh level 90,856, terendah sejak 3 Maret lalu. Alhasil rupiah sukses terus melaju di zona hijau. Tetapi ketika pasar Indonesia sudah tutup, Sementara pagi ini kembali turun tipis 0,04%.

Pergerakan tersebut menunjukkan dolar AS sebenarnya masih dalam tekanan.

Meski demikian, kabar kurang sedang datang dari dalam negeri. Bank Indonesia (BI) kemarin mempertahankan suku bunga acuan 3,5%. Namun, BI kali ini menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini.

"Pertumbuhan ekonomi diperkirakan 4,1-5,1%," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode April 2021, Selasa (20/4/2021). Angka itu lebih rendah ketimbang perkiraan sebelumnya yaitu 4,3-5,3%.

Sebelum BI, Dana Moneter International (IMF) juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Secara teknikal, tekanan bagi rupiah yang disimbolkan USD/IDR mendapat momentum penguatan setelah mampu kembali ke bawah Rp 14.500/US$.

Rupiah berada di atas rerata pergerakan (moving average) MA 200 hari, sebelumnya juga sudah melewati MA 50 (garis hijau), dan MA 100 (garis oranye). Artinya rupiah kini bergerak di atas 3 MA sehingga tekanan menjadi semakin besar.

Dolar AS Sedang 'Cidera', Rupiah Bisa Menguat 4 Hari Nih?

Namun, ada potensi penguatan rupiah dengan munculnya stochastic bearish divergence. Stochastic dikatakan mengalami bearish divergence ketika grafiknya menurun, tetapi harga suatu aset masih menanjak.

Munculnya stochastic bearish divergence kerap dijadikan sinyal penurunan suatu aset, dalam hal ini USD/IDR bergerak turun, atau rupiah akan menguat.

Support terdekat berada di kisaran Rp 14.450-14.470/US$, jika level tersebut ditembus rupiah berpotensi menguat ke Rp 14.410/US$.

Namun, jika kembali ke atas Rp 14.500/US$, rupiah berisiko melemah ke Rp 14.540/US$ sebelum menuju 14.590/US$.

 

Diunggah ulang dari CNBC Indonesia, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest