IHSG Tergelincir 1,5 Persen, Ini Penyebabnya

avatar
· Views 92

IHSG Tergelincir 1,5 Persen, Ini Penyebabnya

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan. Aksi jual investor asing mendorong IHSG meninggalkan posisi 6.100 pada perdagangan saham Selasa (30/3/2021).

Mengutip data RTI, IHSG turun 1,55 persen atau 95,37 poin ke posisi 6.071,44. Indeks saham LQ45 merosot 1,78 persen ke posisi 916,88. Seluruh indeks saham acuan kompak tertekan. Sebanyak 374 saham melemah sehingga menekan IHSG. 122 saham menguat dan 133 saham diam di tempat.

Pada Selasa pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.170,66 dan terendah 6.046,46. Total frekuensi perdagangan saham 1.064.798 kali.

Total volume perdagangan saham 14,9 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 10,4 triliun. Investor asing melepas Rp 328,38 miliar di pasar reguler. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran Rp 14.369.

10 sektor saham kompak tertekan. Sektor saham konstruksi susut 2,55 persen, dan mencatatkan penurunan terbesar. Diikuti sektor saham pertanian melemah 2,38 persen dan sektor saham perdagangan tergelincir 1,92 persen.

Kata Analis

IHSG Tergelincir 1,5 Persen, Ini Penyebabnya

Analis PT MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG terkoreksi cukup agresif seiring masih berada di fase koreksi dan masih inline dengan kisaran IHSG pada Selasa, 30 Maret 2021. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 6.060-5.735 dan resistance 6.360-6.400.

Aksi jual investor asing juga menambah tekanan terhadap IHSG. Tercatat aksi jual investor asing mencapai Rp 328,38 miliar di pasar reguler. Herditya menambahkan, investor asing juga banyak melepas saham unggulan antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

"Kami perkirakan outflow ini untuk memindahkan ke aset yang tergolong lebih aman karena masih ada ketidakpastian dari perkembangan perekonomian global,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Ia mengatakan, ada libur Jumat Agung pada pekan ini juga memicu aksi jual untuk menghadapi libur panjang.

Saat ditanya mengenai dampak margin call di bursa saham Amerika Serikat karena Archegos Capital, Herditya menilai, hal itu kemungkinan kecil. Hal ini seiring bursa saham AS ditutup beragam dengan indeks Dow Jones positif. Meski demikian, sentimen tersebut dapat dicermati.

Sementara itu, Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, saat ini masih terdapat data makro ekonomi domestik maupun global yang berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan IHSG. 

Saat ditanya mengenai dampak Archegos Capital Management yang gagal memenuhi margin call, Nafan menilai, hal itu dapat menjadi sentimen negatif. "Saya akui terdapat efek domino yang negatif terhadap kinerja indeks di Tanah Air khususnya," ujar dia saat dihubungi Liputan6.com.

Sektor Saham yang Dapat Dicermati

IHSG Tergelincir 1,5 Persen, Ini Penyebabnya

Herditya menilai, tekanan IHSG masih wajar pada perdagangan saham Selasa pekan ini. “Target koreksi IHSG kami ke area 5.950-6.000,” ujar dia.

Ia mengatakan, dengan IHSG yang tertekan ini, pelaku pasar dapat trading dalam jangka pendek. “Cukup trading jangka pendek dan jangan terlalu agresif,” kata dia.

Adapun sektor saham yang dapat dicermati antara lain sektor saham barang konsumsi dan konstruksi dalam jangka pendek.

”Saham Unilever Indonesia, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT PP Tbk (PTPP) boleh dicermati,” kata dia.

Sementara itu, Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, saat ini masih terdapat data makro ekonomi domestik maupun global yang berpotensi memberikan pengaruh positif terhadap pergerakan IHSG. 


Diunggah ulang dari Liputan6, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest