Siapa Archegos Capital yang Buat Bank-bank Kena Margin Call?

avatar
· Views 90

Siapa Archegos Capital yang Buat Bank-bank Kena Margin Call?

Dua bank raksasa dunia, Nomura dan Credit Suisse, melaporkan potensi kerugian pada kuartal pertama 2021 ini. Hal itu menyusul laporan margin call Senin (29/3/2021).Siapa Archegos Capital yang Buat Bank-bank Kena Margin Call?

Kedua bank tak menyebut nama. Namun CNBC International menyebut banyak laporan mengaitkan hal ini dengan perusahaan investasi Archegos Capital Management.

Lalu, siapa sebenarnya Archegos Capital Management?

Archegos adalah sebuah family office yang menangani kebutuhan keuangan dan investasi "keluarga". Perusahaan didirikan mantan eksekutif hedge fund New York, Bill Hwang.

Perusahaan ini merujuk ke entitas yang didirikan untuk keluarga kaya untuk mengelola uang mereka. Termasuk memberikan layanan terkait kepada anggota keluarga, seperti perencanaan pajak dan harta benda, serta mengelola usaha filantropi.

Family office cukup berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Secara global di 2019, family office bisa mengelola hampir US$ 6 triliun aset, menurut firma riset pasar Campden Research.

Saat ini, setidaknya ada 10.000 family office secara global. Kebanyakan melayani satu keluarga.

Namun seiring berkembangnya jaman, family offiice tidak hanya mengacu ke sebuah tim khusus yang didedikasi ke keluarga super kaya saja. Tapi berkembang ke multi-family office (MFO).

Lalu, siapa sebenarnya Archegos Capital Management?

Archegos adalah sebuah family office yang menangani kebutuhan keuangan dan investasi "keluarga". Perusahaan didirikan mantan eksekutif hedge fund New York, Bill Hwang.

Perusahaan ini merujuk ke entitas yang didirikan untuk keluarga kaya untuk mengelola uang mereka. Termasuk memberikan layanan terkait kepada anggota keluarga, seperti perencanaan pajak dan harta benda, serta mengelola usaha filantropi.

Family office cukup berkembang pesat beberapa tahun terakhir. Secara global di 2019, family office bisa mengelola hampir US$ 6 triliun aset, menurut firma riset pasar Campden Research.

Saat ini, setidaknya ada 10.000 family office secara global. Kebanyakan melayani satu keluarga.

Namun seiring berkembangnya jaman, family offiice tidak hanya mengacu ke sebuah tim khusus yang didedikasi ke keluarga super kaya saja. Tapi berkembang ke multi-family office (MFO).

Dalam MFO ini biasanya bank-bank besar masuk. Mereka memberikan jasa private banking dan investment banking.

Perusahaan jenis ini umumnya tidak diatur di AS. Sebagian besar secara historis tidak harus mendaftar ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS.

Ini karena Undang-Undang Penasihat Investasi tahun 1940. Aturan itu mengecualikan perusahaan yang memberi saran kepada 15 klien atau kurang.

Namun, sebenarnya AS memiliki Undang-undang Dodd-Frank 2010, yang disahkan setelah krisis keuangan 2007-2009, yang mencabut pengecualian itu dan memaksa pendaftaran. Tetapi aturan gagal menjamah family office.


Diunggah ulang dari CNBCIndonesia, semua hak cipta dimiliki oleh penulis asli.

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest