Kontrak Berjangka S&P 500 Turun Dari Rekor Tertinggi Karena Pembuat Kebijakan Global Khawatirkan Penularan Covid

avatar
· Views 279
  • Kontrak berjangka S&P 500 melanjutkan pullback dari posisi tertinggi sepanjang masa karena risiko berkurang.
  • Biden khawatir terhadap lonjakan jumlah kematian yang disebabkan virus, diplomat Inggris mendesak penutupan perbatasan.
  • UE mengincar lockdown yang lebih ketat, Jepang dikabarkan telah membatalkan Olimpiade.
  • IMP pendahuluan dari Inggris, Eropa dan AS akan menghiasi kalender, kesengsaraan virus, pembaruan stimulus menjadi kuncinya.

Kontrak berjangka S&P 500 turun menjadi 3.840, dalam intraday melemah sebesar 0,15%, di tengah sesi Asia hari Jumat ini. Barometer risiko tersebut memperbarui rekor tertinggi sebelum berbalik dari 3.859,62 hari sebelumnya. Langkah pullback tersebut mendapatkan kekuatan ekstra karena politisi di negara maju menunjukkan kekhawatiran penyebaran virus corona (COVID-19) dan menyarankan pembatasan aktivitas lebih lanjut.

Presiden AS Joe Biden menyampaikan kekhawatiran terhadap lonjakan jumlah kematian yang disebabkan oleh COVID-19 menjadi 500.000 bulan depan yang memicu sentimen risk-off. Sentimen suram mendapat dorongan akibat keraguan Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS terhadap ketersediaan vaksin di apotek versus yang dijanjikan sebelumnya oleh pemerintahan Trump.

Juga di sisi negatif adalah laporan atas desakan para pembuat kebijakan Inggris untuk melakukan penutupan total perbatasan di tengah lonjakan jumlah angka kematian yang disebabkan virus. Selain itu, pernyataan The Guardian yang menunjukkan perjuangan pembuat kebijakan Uni Eropa (UE) untuk menjinakkan pandemi juga membebani sentimen. "Angela Merkel telah memperingatkan bahaya gelombang ketiga dari varian baru virus corona, karena para pemimpin UE menyusun cetak biru yang dapat mengarah pada larangan terhadap pelancong dari Inggris dan pembatasan pergerakan melintasi perbatasan internal blok itu," menurut berita tersebut.

Di tempat lain, The Times mengeluarkan berita yang menunjukkan bahwa pemerintah Jepang secara pribadi menyimpulkan Olimpiade Tokyo harus dibatalkan akibat virus corona.

Perlu dicatat bahwa angka aktivitas suram Penjualan Ritel Jepang dan Australia juga meredupkan optimisme pasar sebelumnya.

Di tengah semua hal tersebut, Nikkei 225 Jepang dan ASX 200 Australia mencetak penurunan tipis sementara imbal hasil Treasury AS 10-tahun juga menghentikan kenaikan sebelumnya di sekitar 1,11% pada saat berita ini ditulis.

Selanjutnya, pelaku pasar global akan menunggu pembacaan awal angka aktivitas bulan Januari dari Inggris, AS dan Eropa untuk dorongan baru. Namun, katalis risiko cenderung tetap tenang dan dapat menekan komoditas dan ekuitas.











Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://www.fxstreet-id.com/ne...

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 0

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest