Jens Weidmann, anggota Dewan Pemerintahan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Presiden Bundesbank, mengatakan pada hari Kamis bahwa prospek ekonomi negara bergantung pada perkembangan virus corona (COVID-19) setelah lockdown.
Namun, pembuat kebijakan itu mengesampingkan ekspektasi bahwa gelombang virus corona kedua menimbulkan lebih banyak kerusakan ekonomi daripada gelombang pertama.
Komentar Tambahan
Kami memperkirakan beban utang Jerman selama pandemi akan lebih kecil daripada selama krisis keuangan 2008.
Langkah-langkah fiskal darurat pemerintah Jerman harus dihentikan setelah krisis yang diakibatkan oleh pandemi selesai.
Pemilu 2021 di Jerman seharusnya tidak berperan dalam keputusan untuk mengakhiri atau memperpanjang langkah-langkah penyelamatan ekonomi.
Pemerintah seharusnya tidak mengharapkan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga rendah selamanya.
Jika prospek harga mengharuskannya, harus ada titik balik dalam hal suku bunga di zona euro.
Tekanan harga di zona euro diperkirakan akan tetap terkendali di tahun-tahun mendatang.
Pergeseran kebijakan suku bunga bisa memakan waktu lama.
Pemerintah hendaknya bersiap menghadapi kenaikan suku bunga dan tidak berpura-pura bahwa beban utang mereka mudah dilunasi.
ECB tidak akan mempertimbangkan biaya pembayaran utang publik jika stabilitas harga membutuhkan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.
Implikasi FX
EUR/USD mencatat kenaikan dari 1,2299 ke 1,2304 setelah berita tersebut. Perlu dicatat bahwa pasangan tersebut mendekati level 1,2300, tertinggi sejak April 2018 saat berita ini ditulis.
Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:
면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.