Saham Asia Naik Mengikuti Saham Berjangka AS, Saham Di Selandia Baru dan Australia Didukung Oleh Data Yang Kuat

avatar
· Views 119
  • Saham Asia menggoda rekor puncak di tengah harapan vaksin dan stimulus.
  • Fed menunjukkan kesiapan untuk stimulus lebih lanjut, anggota Kongres AS tawar-menawar mengenai detailnya.
  • Pembeli juga mengabaikan pergolakan AS-Tiongkok dan virus sementara mengamati berita utama paket bantuan.
  • Pekerjaan Australia dan MYEFO yang optimis mendukung ASX 200, PDB Selandia Baru mendorong NZX 50.

Ekuitas Asia, selain Oseania, goyah hampir sepanjang masa di tengah optimisme luas mengenai stimulus virus Corona AS (COVID-19) dan vaksin virus. Mood juga mengambil petunjuk dari kesiapan Federal Reserve (Fed) untuk tambahan Pelonggaran Kuantitatif (QE), jika diperlukan, untuk tidak melupakan menurunnya peluang Brexit tanpa kesepakatan.

Dengan demikian, para pelaku pasar tidak terlalu memperhatikan ketegangan AS-Tiongkok dan ketegangan Canberra-Beijing. Sementara Perwakilan Dagang AS (USTR) Robert Lighthizer mendesak Presiden terpilih Biden untuk tidak menurunkan tarif di Tiongkok, Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengatakan masalah perdagangan dengan Beijing sangat serius. Yang juga menantang pembeli adalah satu hari lagi penundaan dalam stimulus AS yang sangat ditunggu-tunggu dan kegelisahan COVID-19 di Belahan Bumi Utara.

Dengan latar belakang ini, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang memperbarui rekor tertinggi sementara Nikkei 225 Jepang naik 0,13% intraday ke 26.793 pada saat ini.

Saham di Tiongkok, Hong Kong, Indonesia dan India menandai pergerakan naik ringan di tengah kurangnya petunjuk utama dari dalam negeri. Namun, ASX 200 Australia dan NZX 50 Selandia Baru memiliki alasan untuk melonjak.

Laporan ketenagakerjaan Australia bulan November menunjukkan tanda-tanda yang sangat disambut baik, diikuti oleh prediksi ekonomi yang optimis dalam Mid-Year Economic and Fiscal Outlook (MYEFO), untuk mendukung kenaikan 0,85% indeks AUD. Di sisi lain, PDB Selandia Baru kuartal III menunjukkan pemulihan berbentuk V dengan lompatan 14% secara kuartalan.

Perlu dicatat bahwa minyak menyentuh level tertinggi sejak Maret sedangkan Dolar AS tetap suram di dekat titik terendah April 2018.

Selanjutnya, para pelaku pasar global semakin tertarik mengikuti perayaan akhir tahun dengan memperhatikan stimulus AS dan berita Brexit.







Baca lebih lanjut dari artikel aslinya:

https://www.fxstreet-id.com/ne...

면책 조항: 본 게시글에 표현된 견해는 전적으로 작성자의 견해이며 Followme의 공식 입장을 대변하지 않습니다. Followme는 제공된 정보의 정확성, 완전성 또는 신뢰성에 대해 책임을 지지 않으며, 서면으로 명시적으로 언급되지 않는 한 해당 내용을 기반으로 취해진 어떠한 조치에 대해서도 책임을 지지 않습니다.

이 글이 마음에 드시나요? 작성자에게 팁을 보내 감사의 마음을 전하세요.
댓글 1

더 오래된 의견은 없습니다. 소파를 가장 먼저 잡으십시오.

  • tradingContest